PATI – Program TNI manunggal membangun desa (TMMD) reguler ke-128 tahun anggaran 2026 Kodim 0718/Pati, resmi dimulai.
Pembukaan kegiatan berlangsung di lapangan Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (22/4/2026).
Upacara pembukaan berlangsung khidmat namun tetap semarak. Sekitar 400 peserta hadir mengikuti jalannya kegiatan, terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat.
Program TMMD kali ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, sebagai bentuk komitmen membangun Indonesia dari wilayah pedesaan.
Pembukaan TMMD dilakukan langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra selaku Inspektur Upacara.
Ia didampingi Dandim 0718/Pati, Letkol Arm. Timotius Berlian Yogi Ananto, S.E., M.Han. serta Kapolresta Pati, Kombes Pol. Jaka Wahyudi, S.I.K., M.I.K. bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait.
Rangkaian pembukaan dimulai dari laporan komandan upacara, pemeriksaan pasukan, hingga prosesi simbolis penyematan pita kepada perwakilan Satgas TMMD.
Momentum semakin sakral saat Plt Bupati memukul gong sebagai tanda dimulainya program TMMD yang akan berlangsung selama 30 hari ke depan.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan agenda sosial dan lingkungan seperti penyerahan program secara simbolis, penanaman pohon, bakti sosial, hingga peninjauan langsung sasaran fisik di lokasi.
Dalam amanatnya, Plt Bupati Pati menegaskan bahwa TMMD merupakan bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menumbuhkan semangat gotong royong,” ujar Chandra kepada wartawan.
Ia menyebut, pembangunan desa harus menjadi prioritas karena desa adalah fondasi utama ketahanan ekonomi dan sosial masyarakat.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga membawa dampak penting dalam memperkuat solidaritas warga.
Adapun sasaran fisik TMMD Reguler ke-128 di Desa Gunungpanti meliputi betonisasi jalan desa sepanjang 950 meter, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH)
Pembangunan jamban sehat, hingga penyediaan akses air bersih, melalui pembangunan sumur dangkal.
Sementara pada sasaran nonfisik, TMMD akan diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan, inovasi pertanian, serta pelayanan administrasi kependudukan.
Dengan program ini, pemerintah berharap pembangunan Desa Gunungpanti dapat semakin cepat, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat dalam membangun desa sebagai pilar kemajuan bangsa.(red)










