PATI – Sebuah video berdurasi sekitar 19–22 detik yang memperlihatkan truk bantuan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Diduga digunakan untuk mengangkut klobot jagung viral di Facebook dan berbagai media sosial, Minggu (12/7/2026).
Video tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Pati.
Sejumlah warga mempertanyakan apakah penggunaan kendaraan bantuan tersebut sudah sesuai dengan tujuan awal pemberiannya.
Dalam video yang beredar, tampak sebuah truk berlogo KDMP mengangkut muatan yang disebut sebagai klobot jagung.
Kondisi itu menimbulkan persepsi di tengah masyarakat, bahwa aset bantuan pemerintah diduga dimanfaatkan di luar kepentingan koperasi sebagaimana yang diharapkan.
“Kalau memang truk itu bantuan untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih, seharusnya penggunaannya benar-benar sesuai peruntukan.
Jangan sampai menimbulkan kesan disalahgunakan,” ujar salah seorang warga melintas berinisial LD saat ditanya wartawan.
Masyarakat berharap pihak pengelola koperasi maupun instansi terkait, segera memberikan penjelasan. agar tidak berkembang menjadi polemik.
Transparansi dinilai penting, untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan pemerintah.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pengurus KDMP maupun pihak berwenang terkait lokasi, waktu, serta konteks penggunaan truk yang terekam dalam video viral ini.
Karena itu, dugaan penyalahgunaan tersebut masih perlu diverifikasi dan diklarifikasi oleh pihak terkait.
Warga juga meminta pemerintah melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan aset bantuan negara
Agar kedepan benar-benar digunakan sesuai tujuan program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh anggota koperasi dan masyarakat luas, bukan menimbulkan kontroversi di ruang publik.(red)











