PATI – Keputusan mendadak datang dari jajaran Pemerintah Kabupaten Pati. Rencana Open house lebaran yang semula dinantikan masyarakat, resmi ditunda.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pati, atas kebijakan tersebut.
Penundaan ini bukan tanpa alasan. Risma menegaskan, keputusan diambil setelah adanya arahan langsung dari Kementerian Dalam Negeri
Yang melarang kegiatan seremonial di tengah kondisi sejumlah daerah, yang masih terdampak bencana.
“Ini bentuk empati. Kita diminta untuk saling menghormati, karena masih ada saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ujar Risma, Kamis (19/3/2026).
Langkah ini sontak memantik perhatian publik. Pasalnya, sebelumnya Pemkab Pati sempat merencanakan open house di pendopo Kabupaten Pati
Sebagai ajang silaturahmi pasca salat Id, yang terbuka bagi masyarakat luas. Namun realita berbicara lain, Instruksi pusat menjadi rem mendadak bagi agenda yang sudah dinanti”, tambahnya.
“Di satu sisi, kebijakan ini dinilai sebagai bentuk kepatuhan terhadap pemerintah pusat. Terlebih, dalam masa transisi kepemimpinan daerah
Meski demikian, Risma menambahkan bahwa keputusan ini diambil, demi menjaga rasa kemanusiaan dan solidaritas nasional.
“Lebaran bukan hanya soal perayaan, tapi juga soal kepedulian,” tegasnya.(red)











