JAKARTA,TV10Newsgroup.com– Keputusan pemerintah dalam membubarkan Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi masyarakat yang menuai reaksi warganet atau netizen di jagad Twitter. Jakarta,Rabu (30/12/2020).
Bahwa tanda pagar atau tagar tersebut berisi keterangan soal FPI mendominasi kata terpopuler alias trending topic di Twitter. Berdasarkan penelusuran Bisnis, sejumlah netizen riuh dengan memasang tagar #FPITerlarang. Tagar #FPITerlarang yang mendominasi atau menjadi terending topic tertiri lantaran berisi 15.000 cutan hingga Rabu (30/12/2020) pukul 14.20 WIB.
Sehingga bukan itu saja. Tagar #FPIOrmasRadikallslam yang bertengkar di posisi kedua dengan total 10.000 cuitan dan Berantas Cocid Babat FPI yang berada diurutan ketiga dengan total 600 cuitan.
Berikut ini kami sajikan komentar beberapa netizen yang dikutip dari Twiterr yang menanggapi hal tersebut.
“Akhirnya ormas FPI dinyatakan sebagai ormas terlarang dan segala aktifitas yg menggunkan nama FPI dilarang . Selamat atas kemenangan bangsa Indonesia terhadap paham intoleran dan radikal #FPITerlarang,” tulis@tjhinfar21.
“Tak ada Legal Standing atas FPI sebgai Organisasi Massa maupun Sebagai Organisasi biasa. Karena FPI telah melakukan banyak pelanggaran hukum berupa tindak kekerasan, sweeping sepihak, provokasi, dsb. Maka per tanggal 30 Des. 2020 dinyatakan TERLARANG,”TULIS@YRadianto.
“Yang betul tdk bisah dibina ya dibinasakan, hanya PKS yang merasa diuntungkan selama ada FPI, rakyat sdh muak dng FPI #FPITerlarang,”tulis@triwul82.
“Akhirnyaaa bubar juga ni FPI. Indonesia maju dan jaya tidak perlu mereka yang hanya bisa membuat kerusuhan dan memecah belaahh bangsa dengan topeng agama…#FPITerlarang #ISIS,”tulis@SuryaDharmaPu11.
“Yuk mutualan yg cinta NKRI berdasarkan Pancasila, kita gaungkan #FPITerlarang untuk hidup aman dan tentram tanpa kekerasan berdasarkan agama,”tulis@NgkongN0tR0b0t.
“Gak heran laskar pada beringas saat demo, gara2 nasi bungkus gak kebagian semua. Alhasil, palakin dulu di lampu merah ..#FPITerlarang,”tulis@BubuNyaii.(@r).