JAKARTA I Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati, Sugiyono hari ini memberikan apresiasi atas peresmian tugu dan museum SMSI pertama di Indonesia, yang berdiri sebagai simbol penghormatan terhadap peran pers dalam sejarah bangsa.
Peresmian ini menandai tonggak penting dalam upaya menjaga warisan jurnalisme, serta mendorong keberlanjutan perusahaan pers yang legal dan taat aturan dewan pers.
Menurut Sugiyono, langkah tersebut merupakan bukti nyata bahwa pers nasional bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi marwah demokrasi yang harus dijaga dan dibina bersama pemerintah dan Dewan Pers.
“Kami menyambut baik peresmian ini. Ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa pers adalah pilar demokrasi yang berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa,” ujar Kadis Kominfo Kabupaten Pati, Rabu (11/2/26).
Sugiyono juga menekankan pentingnya dukungan kepada semua perusahaan pers, untuk mendaftar secara legal dan patuh pada aturan yang ditetapkan Dewan Pers.
Ia mengatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah dengan media resmi, tak hanya menegaskan fungsi pemberitaan yang bertanggung jawab
Namun juga sebagai langkah strategis untuk menertibkan dan mengevaluasi kinerja perusahaan pers, secara profesional serta beretika.
Momentum peresmian tugu dan museum SMSI ini bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 pada 9 Februari, yang diperingati sebagai hari lahirnya pers Indonesia
Peringatan ini semakin menguatkan nilai sejarah pers dalam menjaga kebebasan dan demokrasi di Indonesia.
Pada perayaan HPN 2026 tersebut, berbagai tokoh pers dan pemerintahan berkumpul untuk memperkuat komitmen terhadap pers yang sehat dan bermutu.
Puncak HPN di Serang, Banten, mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, menekankan peran media yang profesional dan berintegritas dalam menghadapi dinamika sosial dan era digital.
Tak hanya itu, Firdaus, Ketua Umum SMSI Pusat menekankan bahwa pers tetap menjadi rujukan publik di tengah derasnya informasi dari media sosial
Sehingga menuntut media untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui informasi faktual dan akurat”, imbuh Firdaus kepada wartawan
Kadis Kominfo Pati menambahkan, bahwa pembangunan fasilitas historis seperti tugu dan museum SMSI, diharapkan kedepan menjadi tempat edukasi bagi generasi muda
Dalam memperkenalkan perjalanan panjang pers Indonesia dari masa perjuangan, hingga era digital saat ini.
“Hal ini bukan sekadar monumen, tetapi ruang edukasi yang menginspirasi, Dengan momentum ini, ia berharap pers di seluruh Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Pati
Semakin profesional dan berperan aktif, dalam pembangunan bangsa, sesuai semangat Hari Pers Nasional yang terus diperingati setiap tahun”, tutup Sugiyono.(red)












