JAWA TENGAH – Sosok pemimpin bukan hanya terlihat dari seragam dan jabatan. Kepemimpinan juga hadir ketika seorang pejabat turun langsung menyapa masyarakat dan ikut merasakan denyut kehidupan warga.
Hal itu terlihat dari sosok Direktur Reserse Siber (Dir Ressiber) Polda Jawa Tengah yang baru, Kombes Pol. Wahyu Nugroho Setyawan, S.I.K., M.PICT., M.Krim, Rabu (19/8/26).
Pada 2026, Kombes Pol Wahyu dipercaya mengemban jabatan sebagai Dir Ressiber Polda Jateng dalam rangka penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan Polri.
Hari ini, Kombes Pol. Wahyu ikut hadir dalam gerakan bakti sosial sekaligus panen raya bawang bersama masyarakat.
Kehadirannya menjadi gambaran bahwa tugas kepolisian tidak hanya pada penegakan hukum, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial dan ketahanan pangan masyarakat.
Di tengah hamparan tanaman bawang, suasana panen terasa berbeda. Sosok pejabat yang sehari-hari dengan persoalan kejahatan siber itu, tampak menyatu dengan masyarakat.
Untuk membangun komunikasi dan menunjukkan kepedulian secara langsung. Momentum tersebut menjadi pesan sederhana
Pemimpin tidak harus selalu berada di belakang meja. Sesekali, pemimpin harus turun ke lapangan, mendengar, melihat dan merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat.
Panen raya bawang juga menjadi simbol pentingnya gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan.
Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat semangat produktif, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus menjaga ketersediaan pangan.
Sosok Kombes Pol. Wahyu Nugroho Setyawan pun semakin menarik perhatian. Di balik jabatan strategis sebagai pucuk pimpinan Direktorat Reserse Siber Polda Jateng
Ia menunjukkan sisi lain seorang pemimpin, hadir, peduli dan mau turun langsung bersama rakyat.
Dari ruang siber ke tengah ladang, pesan kepemimpinannya sederhana. bekerja untuk masyarakat tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi harus dibuktikan dengan kehadiran”, tutur Kombes Pol. Wahyu.(red)












