PATI, TV10NEWSGROUP.COM I Kepolisian Sektor (Polsek) Tayu bersama unsur Muspika, instansi terkait, dan masyarakat menggelar kegiatan bakti sosial
Berupa kerja bakti pasca bencana banjir di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Senin (12/1/2026).
Kegiatan tersebut dipusatkan di aliran sungai Gadu, Desa Kedungsari, yang dipenuhi tumpukan sampah, kayu serta puing-puing sisa banjir yang menghambat aliran air.
Sejak pukul 08.00 WIB, personel Polsek Tayu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, S.H., M.H bergabung dengan jajaran TNI
Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta warga setempat. Dengan peralatan seadanya, mereka bahu-membahu membersihkan material
Yang menyumbat aliran sungai, demi memulihkan fungsi sungai Gadu sebagai jalur utama drainase kawasan tersebut.
Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi melalui Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata
Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum
Tetapi juga harus hadir dalam setiap situasi kemanusiaan.“Kami dari Polsek Tayu bersama unsur Muspika dan masyarakat melaksanakan kerja bakti ini
Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab moral Polri kepada warga pasca banjir. Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan komitmen kami
Untuk membantu pemulihan kondisi sosial dan lingkungan,” ujar AKP Aris di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, pembersihan sungai Gadu menjadi prioritas, karena aliran sungai yang tersumbat berpotensi menimbulkan banjir susulan, apabila hujan kembali mengguyur wilayah Tayu.
Oleh sebab itu, langkah cepat dan kolaboratif perlu dilakukan, agar risiko bencana lanjutan dapat diminimalisir.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mengembalikan fungsi sungai, agar alirannya kembali lancar
Sehingga lingkungan menjadi lebih aman dan nyaman. Ini juga bagian dari upaya pemulihan pasca bencana yang harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” jelasnya.
AKP Aris, Kapolsek Tayu mengapresiasi kuatnya sinergi lintas sektor dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Polri – TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat
Hal ini merupakan kunci utama keberhasilan penanganan pasca bencana, baik dari sisi teknis maupun psikologis masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, mulai dari Koramil
Pihak kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat yang dengan penuh kesadaran turun langsung membantu.
Kebersamaan inilah yang mempercepat proses pemulihan,” ungkapnya.
Sementara itu, warga Desa Kedungsari menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai kehadiran aparat keamanan di tengah-tengah masyarakat memberikan rasa aman
Sekaligus, semangat gotong royong untuk bangkit dari dampak banjir yang sempat merendam permukiman dan fasilitas umum.
AKP Aris menambahkan, Polsek Tayu akan terus memantau perkembangan situasi pasca banjir dan siap melakukan langkah-langkah lanjutan, apabila dibutuhkan oleh masyarakat.
“Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat kondisi normal, tetapi juga ketika warga menghadapi musibah.
Ini adalah komitmen kami dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Kapolsek Tayu.(red)











