JAKARTA I Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026, kini semakin bersejarah dengan peresmian Tugu dan Museum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), yang menjadi yang pertama di Indonesia.
Apresiasi pun datang dari berbagai pihak, termasuk dari Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, yang dikenal luas dengan sosok humanisnya.
Jacklyn Chopper yang merupakan nama populer dari Aiptu Zakaria, menyampaikan penghargaan atas berdirinya Tugu dan Museum SMSI yang diresmikan bertepatan dengan peringatan HPN 2026 di Jakarta, Kamis (12/2/26).
Menurutnya, kehadiran tugu dan museum tersebut, menjadi simbol kuat eksistensi dan perjalanan panjang pers siber di Indonesia.
“Kami mengapresiasi peresmian Tugu dan Museum SMSI ini. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol sejarah dan komitmen insan pers dalam menjaga demokrasi,” tegas Jacklyn Chopper kepada wartawan.
Ia menekankan, bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas bangsa. Pers, kata dia, adalah tongkat komando kemerdekaan Indonesia yang sejak awal perjuangan telah menjadi alat perjuangan rakyat, dalam menyuarakan kebenaran.
Namun demikian, Jacklyn juga mengingatkan bahwa kebebasan pers harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Seluruh insan pers harus patuh pada regulasi sesuai aturan Dewan Pers. Profesionalisme dan legalitas perusahaan pers, menjadi hal utama agar tidak terjadi penyalahgunaan profesi,” lanjutnya
Ia menegaskan, bahwa SMSI sebagai organisasi perusahaan pers yang telah terverifikasi dan menjadi konstituen Dewan Pers memiliki posisi strategis dalam membangun ekosistem media yang sehat dan profesional.
Keberadaan SMSI dinilai mampu menjadi wadah pembinaan, sekaligus penguatan bagi perusahaan media siber di seluruh Indonesia.
Jacklyn Chopper yang dikenal sebagai sosok artis populer dari Polda Metro Jaya ini. juga memiliki kedekatan emosional dengan insan pers di berbagai daerah
Sosoknya yang komunikatif dan terbuka membuatnya akrab dengan para jurnalis, baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Pers dan kepolisian adalah mitra strategis. Kita sama-sama menjaga informasi yang benar, agar masyarakat tidak terprovokasi hoaks dan informasi menyesatkan,” tambahnya.
Menurutnya, di era digital seperti saat ini, tantangan media semakin kompleks. Penyebaran berita bohong, media ilegal, hingga perusahaan pers yang tidak terverifikasi menjadi ancaman serius bagi kualitas demokrasi.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergitas antara aparat penegak hukum, Dewan Pers, dan organisasi perusahaan pers seperti SMSI.
Peresmian Tugu dan Museum SMSI di momen HPN 2026 pun dinilai sebagai tonggak penting, dalam mempertegas eksistensi pers siber sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah pers nasional.
Dengan semangat HPN 2026, Jacklyn berharap insan pers Indonesia semakin profesional, berintegritas, dan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa.
“Pers yang kuat adalah pers yang taat aturan, beretika, dan berpihak pada kepentingan bangsa,” kata Jacklyn Chopper.(red)












