PATI, TV10NEWSGROUP.COM I Pemerintah Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, mulai melaksanakan pembongkaran ruko semi permanen yang berada di depan Lapangan Sepak Bola Desa Tambaharjo, Kamis (8/1/2026).
Pembongkaran ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembangunan Kawasan Desa Kreatif Mandiri Produktif (KDKMP) yang telah disepakati melalui Musyawarah Desa (Musdes).
Kegiatan pembongkaran berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga 12.45 WIB, bertempat di Jl. Beran, Desa Tambaharjo.
Sekitar 10 orang terlibat langsung dalam proses tersebut, terdiri dari unsur Pemerintah Desa Tambaharjo dan warga setempat.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan kondusif tanpa gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Kepala Desa Tambaharjo menjelaskan, bahwa pembangunan KDKMP merupakan program strategis desa yang telah melalui proses musyawarah serta memperoleh persetujuan mayoritas warga.
Lokasi di depan lapangan sepak bola dinilai paling tepat karena merupakan aset milik desa dan memiliki nilai strategis untuk pengembangan ekonomi masyarakat.
“Total terdapat sembilan ruko semi permanen di area tersebut. Pada hari ini mulai dilakukan pembongkaran secara bertahap
Sebagian besar pemilik ruko membongkar sendiri bangunannya dengan penuh kesadaran karena lahan tersebut merupakan aset pemerintah desa,” ungkap Sugiyono alias Yoyong kepada wartawan, Kamis (8/1/26).
Dalam pelaksanaannya, pihak pemerintah desa turut membantu proses pembongkaran sekaligus memastikan kegiatan berjalan dengan tertib.
Namun, terdapat dua pemilik ruko yang hingga siang hari masih bertahan, yakni Eko dan Sutarno.
Keduanya menyampaikan keinginan, agar terdapat bentuk ganti rugi dari pihak pemerintah desa. sebelum mereka bersedia meninggalkan lokasi tersebut
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Desa Tambaharjo menyatakan akan terus melakukan pendekatan persuasif dan musyawarah guna mencari solusi terbaik
Dengan tetap mengedepankan kepentingan bersama serta menjaga kondusivitas desa. Sementara itu, terkait beredarnya video keberatan dari komunitas pecinta sepak bola Desa Tambaharjo
Yang mengkhawatirkan dampak pembangunan KDKMP terhadap lapangan sepak bola, pihak desa memastikan bahwa dampak tersebut telah diantisipasi.
Area lapangan yang terdampak selebar kurang lebih dua meter, telah direalisasikan penggantinya dengan menggeser posisi tiang gawang dan menggantikan lahan lapangan yang terkena pembangunan.
“Kami pastikan fungsi lapangan tetap terjaga. Penggeseran gawang dan penambahan lahan sudah kami lakukan, agar aktivitas olahraga masyarakat tidak terganggu,” jelas perwakilan Pemdes Tambaharjo.
Pemerintah desa berharap pembangunan KDKMP nantinya dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, bagi warga Tambaharjo
Dalam menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Selama kegiatan pembongkaran berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak terjadi gesekan antar warga maupun gangguan keamanan
Hal ini menandakan tingginya kesadaran masyarakat, dalam mendukung pembangunan desa yang terencana dan partisipatif.(red)










