PATI – Program TNI manunggal membangun Desa (TMMD) yang digelar di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terus dikebut
Untuk mempercepat proses pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), bagi warga setempat.
Percepatan tersebut dilakukan, guna memastikan target pelaksanaan TMMD dapat selesai sesuai jadwal.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/4/2026), salah satu personel Satgas TMMD, Sertu Pujianto memaparkan bahwa pembangunan fisik berupa RTLH
Menjadi bagian penting dari agenda TMMD sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
Menurutnya, program ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga, terutama mereka yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.
“Bangunan fisik ini merupakan program TMMD untuk kesejahteraan rakyat. Smsehingga warga yang mendapatkan program ini bisa terbantu dan rumahnya layak,” ujar Sertu Pujianto kepada wartawan
Ia menegaskan bahwa TMMD tidak hanya sekadar membangun, tetapi juga menjadi bentuk kolaborasi antara aparat dan masyarakat
Dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih sehat dan aman. proses pengerjaan pun dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan warga sekitar.
Namun di sisi lain, percepatan pekerjaan RTLH juga memunculkan harapan, agar pelaksanaan tidak hanya berorientasi pada target waktu
Tetapi tetap mengutamakan kualitas dan sejumlah warga menilai, bahwa proyek RTLH harus benar-benar diawasi
Agar hasil bangunan sesuai standar kelayakan, dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Program TMMD selama ini dikenal sebagai salah satu bentuk intervensi pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Karena itu, publik berharap pelaksanaan RTLH di Desa Godo dapat menjadi contoh keberhasilan TMMD, bukan sekadar proyek rutin yang selesai secara administratif.
Dengan percepatan yang terus dilakukan, warga berharap rumah yang dibangun benar-benar dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penerima manfaat.
Selain itu, transparansi pelaksanaan dan pengawasan mutu bangunan dinilai menjadi kunci. agar program ini tidak kehilangan kepercayaan masyarakat.(red)













