PATI – Program TNI manunggal membangun desa (TMMD) reguler ke-128 kembali membuktikan dampaknya secara nyata bagi masyarakat pedesaan.
Warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, kini mulai merasakan manfaat besar
Setelah jalan hasil betonisasi TMMD, akhirnya dapat dilalui dan digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Momen tersebut terjadi pada rabu (06/05/2026), saat Dansatgas TMMD reguler ke-128 bersama masyarakat setempat.
Turun langsung menjajal jalan baru yang sudah mengering dan siap difungsikan. kebersamaan itu menjadi simbol kuat
Untuk proses pembangunan, bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga soal sinergi dan gotong royong antara TNI bersama rakyat.
Salah satu warga, Agus Pranyoto (23), tampak melintas dengan penuh antusias. Ia mengaku merasakan perubahan besar
Dibanding kondisi jalan sebelumnya, penuh berlumpur, licin, dan kerap menyulitkan warga, terutama ketika hujan turun.
“Kalau dulu lewat sini harus ekstra hati-hati, kadang motor sampai nyangkut lumpur. sekarang jalannya sudah enak, bisa lancar,” ungkap Agus kepada wartawan dilokasi.
Dansatgas TMMD Reguler ke-128, Letkol Arm. Timotius Yogi M.Han menambahkan bahwa betonisasi jalan ini merupakan bagian dari upaya strategis
Dalam meningkatkan aksesibilitas desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, jalan baru tersebut akan mempercepat mobilitas warga, memudahkan distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang aktivitas ekonomi yang lebih luas di Desa Godo dan sekitarnya.
“TMMD bukan sekadar pembangunan fisik. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, hadir untuk memperkuat desa sebagai pondasi kekuatan nasional,” katanya
Warga pun menyambut hasil pembangunan ini dengan penuh harapan. lebih cepat dan nyaman, akses jalan yang lebih baik, dinilai mampu meningkatkan keamanan warga
Seperti beraktivitas, termasuk bagi anak sekolah dan petani yang membawa hasil panen. betonisasi jalan TMMD di Desa Godo
Kini menjadi bukti bahwa pembangunan desa yang tepat sasaran mampu mengubah wajah kehidupan masyarakat secara signifikan.
Desa yang dulunya terhambat akses, kini mulai membuka jalan menuju kemajuan”, pungkasnya.(red)











