JAKARTA – Penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga dibuang oleh orang tuanya di wilayah Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memicu keprihatinan berbagai pihak.
Bayi dengan berat badan sekitar 3,8 kilogram itu, ditemukan di area belakang sebuah minimarket di sebelah timur Jatisari, Senin (1/6/2026).
Saat ini bayi tersebut telah mendapatkan penanganan medis dan perawatan di Puskesmas Juwana.
Informasi penemuan bayi pertama kali disampaikan oleh tokoh masyarakat, Sutarto Oenthersa, S.H yang kemudian mengabarkan kejadian tersebut kepada sejumlah pihak.
Menanggapi peristiwa itu, Ketua Umum Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia, Agus Kliwir hari ini mengecam keras tindakan pembuangan bayi
Dinilainya sebagai perbuatan tidak manusiawi dan melanggar hak-hak anak. Menurut Agus Kliwir, siapa pun pelakunya harus bertanggung jawab
Atas perbuatannya dan aparat penegak hukum perlu bergerak cepat untuk mengungkap kasus tersebut.
Ia menegaskan bahwa seorang anak yang baru lahir seharusnya mendapatkan perlindungan, kasih sayang, dan hak hidup yang layak, bukan justru ditinggalkan di tempat yang berisiko membahayakan keselamatannya.
“Peristiwa seperti ini tidak boleh dianggap biasa. Membuang bayi adalah tindakan yang sangat memprihatinkan dan mencederai nilai kemanusiaan.
Kami meminta aparat segera mengusut dan menemukan pelaku, agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegasnya.
RPPAI mengingatkan bahwa meningkatnya kasus pembuangan bayi di sejumlah daerah menjadi alarm bagi semua pihak
baik pemerintah, keluarga, tokoh masyarakat maupun lembaga sosial, untuk memperkuat edukasi tentang tanggung jawab orang tua dan perlindungan anak.
Dia menilai, persoalan sosial, ekonomi maupun faktor lain tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan hak hidup seorang bayi.
Negara dan masyarakat memiliki kewajiban bersama, untuk memastikan setiap anak tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi.
Sementara itu, masyarakat berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian maupun keterangan saksi-saksi yang mengetahui penemuan bayi ini
Dukungan dan perhatian warga terus mengalir, agar bayi laki-laki itu mendapatkan perawatan terbaik. hingga nantinya memperoleh masa depan yang lebih baik
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap anak harus menjadi perhatian serius seluruh elemen bangsa
Karena menjadi ujian bagi penegakan hukum terhadap pelaku tindak kekerasan, dan penelantaran anak di Indonesia.(red)











