JAKARTA – Program Doktor Ilmu Komunikasi Angkatan ke-35 (DIK-35), Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid hari ini menggelar Seminar Internasional bertajuk “Prospects of the Tourism Industry Amid Economic Challenges” di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Seminar tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku industri
Asosiasi pariwisata, serta mitra internasional dalam membahas masa depan industri pariwisata Indonesia di tengah tekanan ekonomi global.
Kondisi ekonomi global yang berdampak pada nilai tukar rupiah, harga energi, bahan bakar pesawat, hingga meningkatnya biaya perjalanan
Hal ini dinilai menjadi tantangan serius bagi sektor pariwisata. Padahal, pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional
Untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan devisa, serta menggerakkan sektor UMKM.
Kepala Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid, Dr. Prasetya Yoga Santoso, M.M menegaskan bahwa penguatan pariwisata tidak hanya membutuhkan pengembangan destinasi
Tetapi juga komunikasi dan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan”, ujar Dr. Prasetya.
Ketua Panitia Seminar Internasional DIK-35 Universitas Sahid, Dyah Hestu Lestari berharap forum tersebut mampu menghasilkan rekomendasi yang implementatif dan membuka peluang kolaborasi baru
Agar kedepan bisa memperkuat ketahanan serta daya saing pariwisata Indonesia”, lanjut Dyah.
Seminar menghadirkan Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, M.Si., Wakil Ketua Komisi X DPR RI, sebagai keynote speaker.
Sejumlah narasumber turut membahas isu strategis, di antaranya pengembangan desa wisata, diversifikasi pasar, investasi, perlindungan konsumen, hingga penguatan industri pariwisata nasional.
Ketua Umum SMSI, Firdaus turut menyoroti pentingnya kolaborasi industri media dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, regulator, media, dan pelaku industri diperlukan untuk membangun strategi baru
Dalam memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global”, kata Firdaus
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Agus Kliwir, selaku Direktur Utama PT MNS Grub Pers & CEO PT SMGC.
Ia memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar internasional tersebut dan menilai forum akademik semacam ini
Memang penting untuk melahirkan gagasan, serta strategi baru yang dapat memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian Indonesia.
Agus Kliwir menambahkan, bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, industri pariwisata, dan media menjadi salah satu kunci
Untuk membangun ekosistem pariwisata yang inovatif, berkelanjutan dan mampu menghadapi berbagai tantangan global”, tambah Agus Kliwir.
Melalui seminar ini, Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid kembali menegaskan komitmennya dalam menjembatani dunia akademik dan praktik melalui riset, dialog, serta kolaborasi lintas sektor.
Diharapkan berbagai rekomendasi yang lahir dari forum tersebut dapat menjadi masukan strategis bagi para pemangku kepentingan
Supaya kedepan bisa memperkuat pariwisata Indonesia sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional”, pungkasnya. (Aji)












