PATI I Kenaikan harga telur dan cabai di awal Ramadan 2026, menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Pati. Harga telur ayam ras naik menjadi Rp32.000 per kilogram, sementara cabai rawit merah mencapai Rp95.000 per kilogram.
Kondisi ini dipicu oleh faktor cuaca yang berdampak, pada produksi dan distribusi bahan pangan.
Meski begitu, pemerintah daerah memastikan tidak ada kelangkaan stok. Kepala Disdagperin Kabupaten Pati, Bhakti Juniar Isrony mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Harga masih dalam batas wajar. Stok tersedia dan distribusi lancar,” ujar Kepala Disdagperin Kabupaten Pati saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (21/2/26).

Sebagai langkah pengendalian, Disdagperin akan mengadakan pasar murah selama ramadan, untuk menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat.
Harga komoditas lain seperti daging sapi Rp120.000, ayam broiler Rp40.000, ayam kampung Rp70.000, bawang putih Rp35.000, gula Rp17.000, dan beras premium Rp14.500 masih stabil.
Dengan koordinasi bersama distributor dan pedagang, Pemkab Pati optimistis gejolak harga tidak akan berlangsung lama dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama bulan suci ramadan.(red)











