PATI – Bukan sekadar hadir di masjid saat waktu Subuh, jajaran Polresta Pati terus memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui kegiatan Subuh Keliling (Subling).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi langsung antara kepolisian, ulama, tokoh agama, dan warga demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pada Senin (26/10/2026), mulai pukul 04.10 hingga 05.00 WIB, kegiatan subuh keliling dilaksanakan wilayah dua puluh (20) kepolisian sektor.
Kegiatan tersebut mendukung program Kapolri bertema “Merajut Silaturahmi, Memperkuat Sinergi, Mewujudkan Kamtibmas yang Aman, Damai dan Kondusif.”
Melalui kegiatan ini, kepolisian berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi bersama tokoh agama dan ulama.
Masjid menjadi ruang strategis untuk menjalin silaturahmi, menyerap aspirasi, serta menumbuhkan kesadaran bersama
Bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Keamanan tidak cukup hanya mengandalkan patroli dan penindakan. Komunikasi yang terbuka, kepedulian sosial, serta kerja sama antara aparat dan masyarakat
Hal ini menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Karena itu, kegiatan subuh keliling diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial.
Pelaksanaannya perlu dilakukan secara rutin dan bergilir di masjid-masjid wilayah hukum Polresta Pati
Sehingga kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika terjadi persoalan keamanan.
Sinergi dengan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga juga penting untuk membangun lingkungan yang sejuk
Agar kedepan memperkuat toleransi, serta mencegah munculnya konflik sosial yang dapat mengganggu ketenteraman bersama.
Dengan komunikasi yang terjaga dan kolaborasi yang berkelanjutan, Polresta Pati bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Kabupaten Pati. aman, damai, tertib, dan kondusif
Pesan utama Kapolresta Pati, Kombes Pol. Sigit, S.I.K, M.H untuk menjaga kamtibmas bukan pekerjaan satu pihak.
Polisi hadir untuk melindungi dan melayani, sementara dukungan serta partisipasi masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing”, ungkapnya.(red)









