PATI – Nama Sariyono pangilan akrab Uceng mulai menjadi perhatian dalam geliat investasi di wilayah Kabupaten Pati, Senin malam (28/9/26).
Pengusaha asal Juwana tersebut, hadir membawa semangat untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kiprahnya bersama PT. Putra Jaya Sakti Samudra.
Perusahaan tersebut tercatat berkedudukan di wilayah Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati dan secara resmi berdiri.
Kehadiran badan usaha tersebut, menjadi bagian dari dinamika dunia usaha di wilayah. yang selama ini dikenal memiliki potensi besar di sektor kelautan, perikanan, perdagangan dan industri.
Bagi Sariyono, sebagai putra daerah Juwana, perkembangan ekonomi Pati bukan sekadar persoalan angka investasi.
Potensi daerah yang besar perlu diikuti keberanian pengusaha lokal untuk mengambil bagian dalam menciptakan aktivitas ekonomi, membuka peluang usaha, serta membangun kerja sama dengan berbagai pihak.
Juwana sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam aktivitas perikanan di Pati.
Potensi sektor kelautan dan perikanan Juwana-Pati dinilai masih terbuka untuk dikembangkan melalui penguatan sarana, prasarana, industri pengolahan, logistik, hingga rantai usaha dari hulu sampai hilir.
Dalam momentum Pati Business Forum 2026, PT Putra Jaya Sakti Samudra termasuk perusahaan yang menyatakan komitmen investasi.
Nilai komitmen perusahaan tersebut disebut sekitar Rp50 miliar. Hal itu menjadi salah satu bagian dari total investasi delapan perusahaan yang mencapai sekitar Rp12,6 triliun.
Untuk pengembangan berbagai sektor di wilayah Kabupaten Pati pada 2027. Kehadiran Sariyono dalam dunia usaha juga mencerminkan bagaimana pengusaha daerah, dapat mengambil peran dalam perkembangan ekonomi lokal.
Tidak hanya menjadi pelaku usaha, pengusaha asal daerah memiliki peluang untuk menjadi bagian dari ekosistem investasi yang lebih besar.
Dengan latar belakang Juwana yang kuat dengan aktivitas maritim dan perikanan, geliat usaha yang dibawa PT Putra Jaya Sakti Samudra diharapkan dapat ikut memperkuat mata rantai ekonomi masyarakat.
Plt. Bupati Pati, Bupati Pati saat ini adalah Risma Ardhi Chandra menambahkan bahwa Investasi yang masuk ke Pati
Pada akhirnya diharapkan tidak berhenti pada pembangunan perusahaan, tetapi mampu memberikan efek berganda melalui penciptaan lapangan kerja
Tumbuhnya usaha pendukung, peningkatan aktivitas perdagangan, serta terbukanya peluang bagi pelaku UMKM dan masyarakat lokal”, ujar Chandra dihadapan wartawan.
Uceng menjadi salah satu wajah pengusaha daerah yang berada di tengah momentum ini dan dari Juwana, ia membawa semangat untuk ikut mengambil bagian dalam perkembangan ekonomi Pati.
Kini, tantangan berikutnya adalah bagaimana komitmen investasi dapat berlanjut menjadi realisasi usaha yang memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.
Di tengah target besar Pati menarik investasi hingga triliunan rupiah, peran pengusaha lokal seperti Sariyono menjadi bagian dari dinamika pembangunan ekonomi daerah.(red)











