PATI – Ketertarikan investor asing terhadap potensi kelautan Kabupaten Pati, mulai terlihat nyata. Sejumlah investor asal Cina melakukan penjajakan investasi di sektor perikanan
Dengan meninjau langsung pusat aktivitas nelayan di wilayah pesisir Juwana, Minggu (8/3/2026).
Kunjungan tersebut diawali dengan pertemuan bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra di Pendopo Kabupaten Pati.
Pertemuan berlangsung hangat, sekaligus menjadi forum awal untuk memaparkan potensi besar sektor kelautan dan perikanan yang dimiliki daerah berjuluk Bumi Mina Tani.
Plt Bupati, Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa Kabupaten Pati memiliki kekuatan ekonomi berbasis kelautan yang selama ini menjadi tulang punggung masyarakat pesisir, khususnya di kawasan Juwana.
Menurutnya, kedatangan investor luar negeri menjadi sinyal positif, bagi masa depan industri perikanan di daerah.
“Maka adanya investor masuk di Kabupaten Pati, insyaallah lapangan pekerjaan juga akan lebih banyak lagi,” ujar Risma Ardhi Chandra kepada wartawan dilokasi.
Usai melakukan diskusi di pendopo, rombongan investor bersama Plt. Bupati Pati, kemudian bergerak menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) II Juwana.
Lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas perikanan tangkap terbesar di wilayah pantai utara Jawa Tengah.
Di lokasi tersebut, para investor melihat langsung aktivitas nelayan, proses pelelangan ikan, hingga potensi pengembangan industri pengolahan hasil laut, yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan wilayah TPI II Juwana
Rombongan juga meninjau kawasan Pulau Seprapat yang berada di wilayah Juwana. Dinilai memiliki potensi strategis
Untuk pengembangan kawasan maritim terpadu, termasuk industri perikanan, logistik laut hingga pengolahan hasil tangkapan.
Pemerintah Kabupaten Pati melihat penjajakan ini. sebagai langkah awal yang penting, untuk membuka peluang kerjasama investasi jangka panjang.
Chandra berharap para investor dapat melihat secara langsung kekuatan potensi daerah, sehingga tertarik untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Pati.
“Kami berharap potensi yang ada di Pati, bisa dilihat secara langsung oleh investor. Semoga ini menjadi awal kerjasama yang baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, sektor perikanan Pati memiliki peluang besar untuk berkembang, jika didukung oleh investasi teknologi, infrastruktur, serta pengolahan hasil laut yang modern.
Jika kerjasama tersebut terwujud, investasi di sektor perikanan tidak hanya akan meningkatkan produksi, tetapi juga mampu memperkuat rantai industri dari hulu hingga hilir.
Pemerintah daerah pun optimistis investasi ini akan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat pesisir
Terutama dalam membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan nilai tambah produk perikanan lokal.
“Investasi juga diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan, serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat pesisir,” lanjut Risma Ardhi Chandra, Plt. Bupati Pati
Penjajakan ini, sekaligus memperlihatkan bahwa Kabupaten Pati mulai dilirik sebagai salah satu kawasan strategis, dalam pengembangan industri perikanan di pesisir utara Jawa Tengah.(red)










